Sudah menjadi keputusan kita untuk jadi guru. kita kuliah keguruan….

Sudah menjadi keputusan kita untuk jadi guru.
kita kuliah keguruan. berarti kita siap jadi guru.
dari pada memikirkan gaji yg tidak kunjung meningkat, lebih baik kita memikirkan bagaimana kompetensi dan skill kita agar lebih meningkat.

Facebook Comments

Uncategorized

26 thoughts on “Sudah menjadi keputusan kita untuk jadi guru. kita kuliah keguruan….

  1. Guru juga punya kebutuhan dan butuh uang untuk memenuhi kebutuhannya. Bagaimana guru mau meningkatkan kompetensinya kalau gajiny tidak di perhatikan, dan bila gajiny tidak di perhatikan mungkin mereka akan sibuk mencari seseran untuk memenuhin kebutuhannya, mereka manusia yg punya keterbatasan tenaga dan waktu seperti org* lainnya…

  2. kalau guru dipandang sebagai sebuah profesi.. tentu kita mengharap imbalan untuk profesi kita..
    tapi senior2 saya mengajarkan bahwa guru bukan profesi.. tapi pengabdian.. dan saya cuma berusaha menanamkan mindset bahwa guru adalah pengabdian.
    saran senior saya “gak ada ruginya jadi guru jika tujuan mu mencerdaskan umat nabi muhammad”

  3. Tidak ada salahnya meningkatkan kompetensi…
    Saat skill dan kompetensi kita meningkat dan diakui akan banyak jalan terbuka buat kita…
    Tidak ada salahnya juga memikirkan honor atau gaji…
    Karena sejatinya manusia setelah bekerja ingin mendapat imbalan…
    Pengabdian juga dilaksanakan tapi tanggung jawab terhadap keluarga harus tetap diutamakan…
    Jangan sampai kita sibuk mengajarkan ini itu ke orang lain sementara anak istri dan keluarga menderita kekurangan…

    Pernah ada broadcast tentang guru zaman now, yang fokus dengan profesinya hingga anak” nya tidak diperhatikan…

    Terkadang serba salah juga…
    Karena kondisi hidup kita kan beda”…
    Tidak bisa kita menyalahkan yang memilih untuk pengabdian atau memilih sebagai penghasilan…
    Karena memang ilmu yang sudah kita pelajari harusnya di hargai lebih baik lagi…

    Yang jelas…
    Pandai” sajalah menyikapi masalah ini…

  4. Jangan hidup di dalam kemunafik kan mas, kalau pemkiran anda begtu, kenapa anda tidak menghadap sama atasan anda dan bilang sama atasan kalau anda tak perlu di gaji krn anda *MENGABDI TANPA DI GAJI* dan anda bisa memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan lain* lwat pekerjaan lain. Jadi gaji anda bisa di sedekah kan…
    Semua guru juga mengabdi, mengabdikan ilmunya dan tenaganya untuk penerus bangsa, tapi mereka manusia yg punya tingkat perekenomian berbeda* dan punya kebutuhan untuk keberlangsungan hidup mreka.

  5. ya ya… saya bukan orang ya sesuci itu mba.. hahaha
    ya sudah, kalau gitu mari kita memikirkan gaji dari sekarang, siapa tahu dengan sebab termenung memikirkan gaji.. tiba2 gaji kita jadi naik..

  6. Iya tak ada salahny kita memkirkan gaji dan tingkatkan kompetensi kita, tetapi juga jgn terllu over dlm memkirkn gaji, nanti bisa gila dan tidak fokus mendidik anak* untuk yg honor, nikmatin aja setiap proses dan berdoa, smoga pemerintah mensejahterakan semua guru… 😊

  7. Jadi pertanyaan saya lewat momen PPG yg kebetulan payung hukumnya jelas dan kebijakan ini Agustus 2018 akan digulirkan; apakah PPG akan dimanfaatkan pemerintah untuk jadi keran dlm perekrutan guru PNS/ASN ke depan?
    Kalau ya berarti sarjana pendidikan saat ini daya tawarnya sangat rendah sekali.
    Efeknya, kebayang banyak ortu yg kecewa dan tidak bangga lagi punya menantu yg bergelar S.Pd.
    Logika efeknya akan demikian.

  8. Status diatas dimaklumi saja.
    Kenapa ? Karena memang mereka masih muda, belum kayak kita ini, yang sudah punya istri2x dan anak2x.

    Ntar kalo mereka sudah berkeluarga, baru mereka merasakannya.

    Sekali lagi…dimaklumi saja status itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *