MARI BERDISKUSI Bicara tentang KULIAH. Sebagian besar orang tua di…

MARI BERDISKUSI
Bicara tentang KULIAH.
Sebagian besar orang tua di Indonesia ingin anaknya kuliah dan bangga ketika anaknya kuliah di Perguruan Tinggi favorit.
Ketika ditanya tentang RESIKO, semua orang akan memilih melakukan sesuatu yang tidak beresiko atau resikonya kecil.
Dan kuliah itu resikonya tinggi sekali.
1. Butuh waktu 4 – 7 tahun untuk lulus. Waktu yang tidak pendek.
2. Butuh biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah. Orang tua bisa montang manting untuk mencukupinya.
3. Setelah lulus TIDAK ADA JAMINAN bisa kerja. Banyak orang tua yang bingung ketika anaknya lulus kuliah. Ketika masih kuliah bingung urusan biaya, ketika sudah lulus bingung urusan kerja.
Melakukan sesuatu dengan waktu yang tidak pendek, biaya yang tidak sedikit dan tidak ada jaminan sama sekali itu adalah sesuatu yang sangat BERESIKO.

Facebook Comments

Uncategorized

23 thoughts on “MARI BERDISKUSI Bicara tentang KULIAH. Sebagian besar orang tua di…

  1. Saya rasa kuliah tidak hanya tentang kerja, dan kerja tidak hanya tentang uang. Kalau kuliah dimaksudkan untuk pencarian lahan pekerjaan, maka jatuhnya pada kalimat “kuliah sangat beresiko rugi”.

    Kuliah lebih tentang memantaskan diri sebagai hamba dan khalifah. Itu sih

  2. ada jaminan daru kampus lah. contohnya jaminan ijasahnya dapat digunakan sebagau sarat lamar cpns atau perusahaan. pengen jaminan langaung kerja ya pilih kampua kedinasan, masuk dah status cpns.

  3. Kampus itu adalah salah satu tempat ilmu itu dikembangkan… disna banyak sekali sumber sumber ilmu… maka kampus adalah salah satu tempat ideal untuk mengenbangkan ilmu pengetahuan…beberapa orang sangat betah krna pengetahuanya dpt bertambah… mengenai kerja dapat uang… carilah cara lain mencari uang tidak harus kuliah.. silahkan berbisnis jika ingin kaya berbisnislah sedini mungkin…. bukan kuliah.. nanti salah tempat.. hehe

  4. kalau saya sie dulu mikirnya. kuliah aja mumpung ada rejeki dan lolos spmb jadinya murah meriah. dan bisanya banyak ilmu mudah menjalani hidup karena mwmiliki pengetahuan dan banyak pengalaman pemecahan masalah.

  5. Kuliah>>belajar>>menuntut ilmu memang banyak resiko tapi tidak ada yg rugi karena dgn kuliah yg sama artinya dgn sekolah kita bakalan ketemu dgn orang secara luas, entah bertemu dgn sumber ilmunya atau pengalaman nya… jadi kembalikan lagi ke diri kita sendiri untuk mengurangi berbagai resiko yg muncul disaat atw sesudahnya…dan berusaha karena selain orang lain yg mengubah kita..kita jg perlu mengubah diri kita untuk menjadi lebih bermanfaat ilmu yg didapat lebih bermanfaat…

  6. sebaik baiknya bekal untuk anak anak kita adalah ilmu yang bermanfaat….kuliah adalah salah satu cara orangtua membekali anaknya dengan ilmu…bekal harta d belum tentu bisa menjamin ank tersebut untuk selalu tetap dalam bergelimang harta

  7. Ikut nimbrung…kuliah untuk apa ya…
    Ngaca pada diri sendiri sy aja..
    Sy tamatan s1 manajemen, kerja 15 tahun di dunia hotel. Sempat ke kapal pesiar 7 tahun, berhenti di kapal jadi manajer hotel dgn gaji 5 juta++. Diminta bantuan oleh teman untuk ngajar di smk pariwisata, ngajar 5 bulan..jatuh cinta akhirnya mundur dari kerjaan fokus ngajar sambil nyari kerja tambahan ngajar di akademi pariwisata agar dapur ngebul dan lain2. (ini tahun ke4 saya jadi guru di smk ini dan BELUM terima gaji dan honor ngajar)..tahun ke 2 kmaren kuliah lagi nyari s2 dengan minjam uang bayar cash samPai tamat..
    Kuliah ngutang untuk apa ya…
    Jawaban sy agar sya bisa memberikan ilmu lebih banyan untuk generasi penerus saya

  8. Yang paling menyenangkan hati saya adalah pernyataan seseorang bahwa sekolah dan kuliah itu sebagai sedekah biayanya. Jadi tidak ada penyesalan dibelakang hari. Yang kedua adalah kuliah untuk dapat ijazah, karena dengan ijazah orang tua jadi senang. Menyenangkan hati orang tua itu pahalanya tinggi lo, sehingga hidup kita jadi berkah.Kalau perkara ilmu…… Dimana kita berpijak disitu ada ilmu.

  9. Kuliah cuma mau dapet pekerjaan?
    Keliru sekali !
    Pendidikan tinggi bukan bukan sebatas kita dapat jabatan dan jadi ilmuan.
    Tujuan Pendidikan adalah Mendewasakan akal dan pemikiran, bagaimana supaya seseorang mampu meluruskan tujuan hidupnya pada jalan dan arah yang benar sesuai dengan hakikat.
    Pendidikan yang sebenarnya bertujuan melahirkan manusia-manusia yang bermoral, berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan agar ia tidak tersesat dan mampu berdiri sendiri, tidak bodoh, berwawasan luas, dan mampu menyelesaikan masalah2 dalam hidupnya.
    Masih Banyak sekali tujuan pendidikan bila dikaji dari setiap sudut pandang.
    Rasanya konyol bila sebagian orang berpikir untuk mempersempit arti pendidikan yang sebenarnya,
    Kalau kuliah niat nya cuma mau dapat pekerjaan, yaa lebih baik cepat 2 diubah itu niat, karena takut nya nanti asumai pemikiran yang demikian akan menghantarkan mereka kepada kekecewaan..
    😎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *