Kreatifitas guru dalam PBM sering dikaitkan dg ketersediaan fasilitas. Ada…

Kreatifitas guru dalam PBM sering dikaitkan dg ketersediaan fasilitas. Ada saran?

Facebook Comments

Uncategorized

24 thoughts on “Kreatifitas guru dalam PBM sering dikaitkan dg ketersediaan fasilitas. Ada…

  1. alo Pak Yuli Priyanto … 2 gambar di bagian atas: pendidik belajar dengan anak didiknya, sambil bermain games, dg alat yg ada sudah tersediakan … kalaupun extra, cuma pukulan laler (gbr kiri atas) …

    2 gambar di bagian bawah: pendidik memfasilitasi pembelajaran anak didiknya … dengan fasilitas extra yg harus keluar extra money …

    tidak menurut kami, pak Yuli Priyanto … kalau menyerah pada alat … tidak bisa mengajar dengan baik kalau tidak ada buku … kalau tidak ada fasilitas memadai … itu berarti boss kelasnya (guru) kepalanya “gak jalan” … karena setahu kami … org Indonesia adalah gudangnya org2 kreatif … tak ada rotan, akar pun berguna …

    TIDAK BISA DIPUNGKIRI … fasilitas yg memadai … guru di support dg multimedia tools … peralatan2 lebih yg menunjang kreativitas … gedung sekolah yg selalu terjaga kebersihan dan KEKOKOHAN GEDUNG nya … akan membuat yang mendidik … dan yang dididik … semakin nyaman mengajar dan belajar … semakin memudahkan kita para pendidik utk membuat anak didik menjadi (lebih) pandai …

    semacam UNBK … mau menilai anak didik apa benar benar harus pakai komputer? bergantung pada alat? … kalau kita mampu, tak apa … kalau belum mampu sediakan komputer, ya jangan ujian pake komputer dulu doooong … khan kertas ada? pinsil ada? hutan kita masih banyak pohonnya? … salam pendidikan 😃👍

  2. “Great minds discuss ideas … Average minds discuss events … Small minds discuss people.” – Henry Thomas Buckle

    terjemahan bebas …

    “orang2 cerdas bicarakan masalah kreativitas di lingkup kesulitan … org2 yg pemikiran nya biasa saja sukanya ngomongin hal hal yg terjadi … org2 berpikiran dan berjiwa kerdil, sukanya ngomongin org lain beserta kejelekan2 nya … 😀👍

  3. Coba ngobrol dengan pak guru Nuno Riza Ningnang Ninggung, pak. Kreatifitas di dalam segala situasi.

    Bisa mengobrol dengan praktisi di Sanggar Anak Alam Jogjakarta atau Sokola Rimba.

    Ini semua sekolah yang berbasis ke lingkungan sekitar, pak Yuli Priyanto.

  4. ROBIN LI, SANG INOVATOR, MEMBANTU PEMERINTAHNYA, TUK KUASAI DUNIA

    Robin Li, CEO Baidu, yg saat kuliah dulu diejek professornya di AS:”Di negara kamu, di China sana, ada komputer?”, dan sekarang perusahaannya, Baidu, adalah nomor 2 terbesar di dunia utk “Search Engine” di belakang “Google”, sedang mengejar mimpi utk penerapan ARTIFICIAL INTELLIGENCE (Rekayasa Kecerdasan Buatan).

    Penghalangnya cuma satu, pemerintah China sendiri, yg mengekang kebebasan bicara, kebebasan berinternet, menyetop keberadaan Google, Facebook, Twitter, New York Times, Bloomberg, dan TIME Magazine. 😃✌️

    http://time.com/magazine/asia/5109057/january-29th-2018-vol-191-no-3-asia/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *