Kompetensi yang masih diragukan Guru2 gemes, merasa tidak dilibatkan dalam…

Kompetensi yang masih diragukan

Guru2 gemes, merasa tidak dilibatkan dalam pembuatas soal tes kelulusan siswanya. Giliran diberi kesempatan utk membuat soal USBN sendiri, ganti MKKS nya yg tdk percaya guru2 bisa bikin soal berkualitas. Maka masih ada kota/kab yg memaksakan utk soal USBN sama di tingkat daerahnya. Padahal POS sdh sangat cetha wela-wela, soal dibikin di tingkat sekolah.
Lha kapan bisa kalau tak pernah diberi kesempatan mencoba.
Lha trus latihan penulisan soal USBN yg didanai besar kemarin gunanya apa, kalau tetap dianggap tak mampu?

Facebook Comments

Uncategorized

24 thoughts on “Kompetensi yang masih diragukan Guru2 gemes, merasa tidak dilibatkan dalam…

  1. Saya jd tertarik dg masalah siapa yg berhak utk menguji dan atau menyusun soal usbn..

    Sbnrnya tidak ada istilah “paksaan” bhkan istilah “beli soal” dr mgmp atau mkks.

    MKKS mmg pny program dan pasti slu brkoordinasi trlebih dl dg MGMP.

    MGMP sdri tentunya jg sdh melakukan pleno ttg program²nya dlm suatu musyawarah bersama seluruh guru terkait mata pelajarannya.

    Dalam MGMP itulah semua dimusyawarahkan ttg apa dan bagaimana yg terkait dg layanan pengajaran trmsuk soal penulisan soal oleh siapa dan bagaimana.

    Nah…
    Segala yg sudah dimusyawarahkan dlm pleno mgmp itu yg menjadi acuan bersama ttg apa, siapa dan bagaimana.

    Jadi tidak ada yg namanya sbh keharusan atau paksaan soal harus dibuat oleh mgmp, trgntung bagaimana wakru itu guru² dlm mgmp mbuat keputusan bersama….

  2. Ada beberapa hal yg menurut saya mjd alasan bagi beberapa pihak shg penulisan soal tidak sesuai POS
    1. Guru tdk mau repot bikin soal.
    Realitanya jk bikin soal dg tuntutan ideal, butuh waktu berhari2 dan bersedia berpikir serius. Tidak asal comot, copas. Saya sdh beberapa hari blm rampung jg, padahal tdk terlalu ideal, meskipun sdh berusaha.
    2. Guru tdk merasa bisa
    3. Guru tdk berusaha mencoba
    4. Guru tdk dipercaya bisa oleh sesama guru
    5. Guru tdk dipercaya bisa oleh KS, dll

    Masalahnya jk guru bersemangat, merasa bisa, bersedia mencoba, namun tetap tak dipercaya oleh sesama guru, KS dll, jd merasa sia2 mengikuti diklat, berlatih menulis soal, bicara berbusa2 ttg sisyem penilaian dll.

    Saya memilih bekerja membuat soal saja. Baper, ngedumel di medsos dan marah tidak memproduksi apapun kecuali makin baper. Jadi ini sekedar membuka sumbat sedikit biar tahu bgmn teman2 menghadapi situasi ini

  3. Ini kasus di MGMP di kota tetangga jakarta. Mgmp mapel X ini “dikuasai ” guru-guru tertentu. Informasi jarang sekali dibagikan ke guru lain yg tidak masuk kliknya.

    Ini cuma informasi, jangan didebat. Klo diminta protes guru yg merasa ditinggal cuma angkat bahu.

  4. Seingat saya,kemendikbud memberi peluang bagi guru yang mau membuat soal. Biasanya di share di grup ini, jadi menurut saya, klo seorang guru menganggap dirinya bisa membuat soal yang hots dan berkualitas,ikut saja seleksi sebagai penulis soal, tidak perlu merasa tidak dipercaya.

  5. Di kabupaten kami, langkah2 pembuatan soal USBN sbb:
    1. Guru sekolah menyusun soal, kemudian dikumpulkan ke MGMP,
    2. Soal ditelaah oleh tim penelaah soal yg ditunjuk oleh MGMP di bawah koord MKKS, kemudian dikembalikan kpd guru dg catatan2 perbaikan,
    3. Guru memperbaiki soal, dikumpulkan lagi untuk dirakit bersama soal anchor,
    4. Soal kembali ke sekolah masing2 untuk penggandaan dan siap diujikan.

  6. Salam Hormat
    Kami jual dengan harga murah perangkat mengajar K13 Revisi 2017 SD, SMP, SMA.
    Ciri-ciri Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Revisi 2017 antara lain :
    1. KI-KD berdasarkan Permendikbud 24/2016
    2. Pemetaan KD berdasarkan Silabus dan Buku Guru Revisi 2017
    3. Format RPP berdasarkan Permendikbud 22/2016
    4. RPP terintegrasi PPK, Literasi, 4C dan HOTS
    5. Format penilaian berdasarkan Permendikbud 23/2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *