Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto mengaku tak sepakat…

DUKUNG PEMBENTUKAN KPGI

Pada saat guru melakukan penindakan anak di sekolah berdasarkan tata tertib sekolah sebagai dasar hukum, guru divonis melakukan kekerasan terhadap anak. Komisi Perlindungan Anak Indonesia bersuara lantang menentang tindakan guru itu. Akhirnya, guru jadi ketakutan menindak anak-anak nakal di sekolah lantaran risikonya yang begitu besar: dipecat dan dipenjara. Lihatlah sekarang kelakuan anak-anak akibat ketakutan guru itu. Kian berani mereka kepada guru dan sama sekali tiada hormat.

Ingat, tindakan guru itu dilakukan di sekolah yang mestinya masalah itu diselesaikan di sekolah berdasarkan legal standing yang berlaku di sekolah, yakni tata tertib sekolah. Namun, mengapa UU Perlindungan Anak yang digunakan untuk menjerat guru?

Ingat baik-baik, sekian banyak guru telah jadi korban kebrutalan anak-anak dan orang tuanya. Tak terhitung lagi jumlah yang sakit, bahkan ada yang meregang nyawa. Pertanyaannya, apakah guru tidak perlu dilindungi ketika melaksanakan tugasnya di sekolah? Apakah Anda buta dengan kejadian di beberapa tempat hingga guru dihajar, dikepruk kepalanya, hingga dibunuh? Apakah Anda masih mengatakan itu CUMA kenakalan anak? Tidak….!!!!

Komisi Perlindungan Komunitas Peduli Guru Indonesia (KPGI) harus dibentuk agar guru nyaman melaksanakan tugasnya. Guru harus memiliki payung hukum yang kuat agar tak dihajar sana-sini atas nama perlindungan anak dan HAM. Kita tentu tak rela jika anak-anak jadi generasi bangsa yang bengis, brutal, dan tak lagi mengenal hormat kepada guru.

Ayo dukung pembentukan Komisi Perlindungan Guru Indonesia….!!!

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto mengaku tak sepakat dengan rencana pembentukan komisi perlindungan guru.

Facebook Comments

Uncategorized

1 thought on “Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto mengaku tak sepakat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *