Kalau kisi kisi sudah ditentukan, kenapa kita repot memberikan pembelajaran…

Kalau kisi kisi sudah ditentukan, kenapa kita repot memberikan pembelajaran tentang bab yang tidak meluncul di ujian..

Facebook Comments

Uncategorized

19 thoughts on “Kalau kisi kisi sudah ditentukan, kenapa kita repot memberikan pembelajaran…

  1. misal, soal nomor 3 tentang dinamika gerak katrol, lah otomatis mempelajari hukum newton, mekanika, gerak melingkar. Ntahlah, yang jelas ada kisi-kisi atau tidak untuk fisika tetap aja dipelajari semua dari kelas 10 sampai 12.

  2. Pada dasarnya kisi-kisi ujian dibuat untuk menurunkan SK KD/ KI KD. Nah dari SK KD ini muncul indikator, tingkat berpikir, jenis penilaian. Pembuatan kisi-kisi dimaksudkan agar pada saat pembuatan soal dengan lebih dari satu paket dapat lebih seragam. Bayangkan kalau tidak ada kisi-kisi maka si pembuat soal ujian akan kerepotan dan menghasilkan soal yang berbeda level berpikirnya, berbeda tingkat kesulitannya justru mengakibatkan ketidakadilan. Kalaupun menyebutkan buat apa mengajarkan yang lain kalau sudah ada kisi-kisi, berarti ini sudut pandangnya sempit. Bukannya KD adalah capaian minimal yang harus dicapai peserta didik, artinya kalau ada guru yang memberikan pengalaman belajar kepada siswa lebih dari kemampuan berpikir /lebih tinggi dari KD ya boleh-boleh saja.

  3. Karena tujuan belajar itu bukan hanya ujian. Ujian hanya sebagai sallah satu indikator yang dijadikan tolok ukur. Kalo tujuan nya hanya ujian. Drill aja siswa dengan soal soal ujian. Tak perlu belajar menyenangkan. Tapi cukup belajar soal aja

  4. Karena belajar tidak melulu untuk lulus ujian. Lol 😂
    Jika belajar hanya untuk bisa lulus, terus aja kita beri murid2 kita soal latihan tanpa meaning

    Fokus/niat belajar menentukan output yang diterima oleh siswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *