Jadi guru itu pilihan pribadi. Jika seseorang tidak merasa sejahtera…

Jadi guru itu pilihan pribadi. Jika seseorang tidak merasa sejahtera dan bahagia jadi guru, maka pilihan lain terbuka.

Facebook Comments

Uncategorized

25 thoughts on “Jadi guru itu pilihan pribadi. Jika seseorang tidak merasa sejahtera…

  1. Guru itu panggilan hidup.., bukan nasib loh ya.. Bener.. Mau menghindar kaya apa, klo titahe Gusti disuruh ngajar dan mendidik, ga bisa mengelak.. klo ga kuat iman mana ada yg tahan… Klo ga mengundurkan diri ya dikeluarkan dr korps

  2. Semua profesi itu pilihan pribadi. Pegawai bank, mekanik, pemain bola, pegawai kantoran, sales asuransi, dan lain sebagainya; semua pilihan pribadi. Soal bahagia atau tidak dengan profesinya, itu juga pilihan pribadi.

  3. Guru itu Pilihan, yaitu pilihan Tuhan untuk hidupku…

    1. Selepas SMA, tahun 2007, aku asal milih jurusan karena tdk tertarik utk kuliah. Saya suka jurusan ekonomi. Lalu saya ambil Pendidikan ekonomi, aku ga tau kalau ini akan jadi guru. Setelah praktek mengajar baru saya tau kalau ini akan jadi guru dan saya menangis dalam hati.. karena gelar saya yg keluar adalah S.Pd

    2. Selepas tamat S1, saya yg dari awal ga suka jadi guru, akhirnya mencoba melamar pekerjaan ke perusahaan. Dengan bekal kemampuan akuntansi, aku di terima di perusahaan Z. Saya sebenarnya senang bisa berkarir di dunia korporasi. Namun ijazah dan ilmu yg saya emban dari universitas tidak sesuai dengan yg saya kerjakan di perusahaan.
    Dimulai dari sikap kerja di PT yg egois, tdk sesuai dengan karakter saya dari universitas yg lebih mengayomi.
    Bagaikan sebuah komputer yg di install, sesungguhnya manusia juga seperti itu. Jika otak sudah di install program keguruan, maka skill kita akan ada di situ.
    Akhirnya, karena muak dengan sifat egois org2 kantor saya memutuskan keluar.
    Akhirnya jadi guru lagi, dengan gaji 400.000/ bulan.

    Ya Tuhan, sakit sekali menerima 400.000/bulan yg biasanya saya menerima di atas 1,5 juta per bulan.
    Biasanya saya dapat 2 juta per bulan.
    Kini hanya 400.000

    Saya sering bertanya kepada Tuhan,
    Apakah ini pilihan hidup saya atau Tuhan ?
    Jujur, saya iri dengan teman² yg gajinya per bulan di atas 5 juta (perusahaan). Tapi kadang saya tak dapat berkata-kata, sebab saya sendiri bersekolah di keguruan dan gelar saya S.Pd.

    Ini adalah sesuatu yg bukan pilihan saya, tapi pilihan Tuhan…

  4. Kenapa komen saya dijadikan status anda itu lebayy… Sy hanya koment klo guru jgn kebanyakan pelatihan&administrasi…spy lbh sejahtera&bahagia..kuk dibuat stataus… Jgn seperti anak kecil…cari kerja susah tdk bsa asal milih..

  5. Bersyukurlah anda anda yang menikmati sebagai guru..tetapi istighfarlah karena bisa jadi itu ujian kalian…karena semua tiada kejadian atau kenikmatan kecuali atas kasih sayang Alloh SWT…ingat bukan kita yang kuat tetapi Alloh yang menghendaki, bukan kita yang profesional tetapi semata mata Alloh ijinkan…maafkan

  6. Wahai saudara” ku para tenaga honorer ,sy ikut prihatin dan miris melihat perjuangan mu,sy dulu jg honor selama 15 th, jd sy tau betul penderitaan sbg honorer, jadi bersatulah kalian ,tanyakan kejelasan ke pemerintah, melalui IGHI. PGRI, DPR sekalian , bersatulah dan perjuangkan terus dan tuntutlah hak” mu ke pemerintah, smg dgn cara ini bisa menjadi solusi

  7. Alhamdulillah selepas lulus IKIP saya bekerja pada konsultan Bangunan Nasional di Jakarta, lumayan meski Drs orang bule gak lihat gelar itu, 10 th bekerja ternyata malah keluar dan pulang kampung membuat PAUD, pilihan bodoh kata teman saya waktu itu, namun insya Allah sekarang bisa menikmati hasil karya sendiri meski tidak ada subsidi dari pemerintah, hidup memang harus siap dengan pilihan kita, siap menjadi mandiri juga pilihan, melayani anak putus sekolah pilihan, menjadi teman orang tua galau dgn kurikukum yg membosankan juga pilihan, diantara pilihan tersebut ternyata ada peluang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *