Anak saya biasakan “matur” basa krama dalam setiap perbincangan sehari…

Anak saya biasakan “matur” basa krama dalam setiap perbincangan sehari hari tujuanya ya klo udah besar dia tahu dan paham .miturut panjenengan sedaya pripun menika

Facebook Comments

Uncategorized

16 thoughts on “Anak saya biasakan “matur” basa krama dalam setiap perbincangan sehari…

  1. Ketika Bahasa yg produk adiluhung bangsa sudah tidak dipelihara, maka jangan harap etika dan tatakrama akan terjaga. Sudah banyak contohnya.
    Ini tugas berat kita sebagai guru. Kita jalani, semoga Allah ridha.

  2. Saya pada dasarnya setuju Bu,
    Masa kecil saya di habiskan di lingkungan yang harus ber-kromo inggil-an.
    Alm bapak saya akan duko kalau saya ngoko sama yang di tuakan.

    Tapi…
    Semenjak saya keluar Jawa dan bersuamikan orang sebrang, semuanya, praktis saya tinggalkan.
    Dalam keseharian menggunakan bahasa suami atau bhs nasional.
    Kebetulan juga lingkungan kerja saya mayoritas putra daerah yang tidak tahu bhs Jawa.
    Kebetulan juga saya jarang pulang ke Jogja selama bertahun-tahun.

    Sekarang, setelah lebih dari 20 thn tinggal di sebrang, lidah saya terasa kaku ber-kromo inggil-an. Bahkan saat pulkam, dan saya berbahasa Jawa di tempat umum, ada ibu2 juga ada mas2 yang tanya : “ibu dari Sumatra ya ?”
    Padahal kalau di Sumatra, orang yang belum saya kenal selalu tanya “ibu orang Jawa ya ??”

    Hadeehh….
    Saya kok jadi sedih.
    Ternyata se_lembut2nya saya ngomong, terdengar aneh di lingkungan Jogja.
    Hahaha….

    Pesen saya: terus Bu, biasakan di lingkungan rumah menggunakan kromo inggilan, nguri2 kabudayan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *