AKU KAU DAN SECANGKIR KOPI Antara malam dan secangkir kopi…

AKU KAU DAN SECANGKIR KOPI

Antara malam dan secangkir kopi
Keduanya sama-sama pekat
Menyatu dalam setiap teguk kentalnya
Manis dan pahit meramu jadi satu

Hai Nona Manis? Lihatlah…
Cangkirku sudah kosong sekarang!
Dan aku bahkan belum bisa berhenti memikirkanmu!
Masih tentangmu…
Tentang seorang yang telah meracuni pikiranku
Seperti ular berbisa yang memangsa
Seperti jangkrik nyanyikan tembang ditelingaku
Membisingkan namamu
Dan malam ini kita nikmati
Lewat secangkir kopi yang penuh filosopi

Facebook Comments

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *