_Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi…

Assalamualaikum *Tulisan :* *Prof. Dr. Bj. Habibie.*_

*_Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi sakit yang parah,_*
.
*_Ada yang memiliki istri yang cantik, tapi dia diberi rumah tangga yang setiap hari cek-cok,_*
.
*_Ada yang suami – istri keluarganya lengkap diberi anak yang lucu-lucu dan sehat, tapi keluarganya, ayah-ibu, adik-kakaknya berantakan,_*
.
*_Ada yang memiliki pasangan penyabar dan penyayang, tapi dia masih merindukan momongan,_*
.
*_Ada yang memiliki suami tampan dan karier yang mapan, Tapi dia juga sering merasakan perangai suaminya yang kasar dan kurang perhatian,_*
.
*_Ada yang memiliki semunya hampir sempurna, tapi dia tidak mendapat kesolehan dan merasakan manis-nya ibadah,_*

.
*_Maka yakinlah bahwa setiap orang yang memiliki kelebihan pasti ia juga memiliki kekurangan,_*
.
_*Tidak ada yang sempurna..*_

*_Belum tentu semua yang terlihat indah serta manis diluarnya, seperti itu juga di dalamnya,_*
.
*_Andai saja kita dapat mengetahuinya, pasti kita akan banyak bersyukur kepada Allah yang telah menjadikan diri kita seperti ini tanpa melirik dan mengharapkan kehidupan orang lain yang kita idam-idamkan._*
.
*_Boleh jadi, ketika kita mengetahui keadaan yang sebenarnya, kita akan berdoa kepada Allah agar jangan diberi ujian yang sama seperti diri dia._*
.
*_Jadi sekali lagi tidak perlu iri dengan kehidupan orang lain, karena apa yang sekarang kita jalani itu adalah rezeki yang terbaik dan ternikmat yang Allah anugerahkan kepada kita,_*
.
*_Banyak hal yang baik dalam diri setiap manusia, namun kadang kita lupa mensyukuri nikmat itu,_*
.
*_Maka banyaklah bersyukur atas keadaan mu yang sekarang ini, Karena jika Allah menghendaki maka semua juga akan berubah._*
.
*_Semoga Allah senantiasa menolong kita untuk bisa menjadi hamba-hambaNya yang banyak bersyukur._ _Aamiin._*

_________________
*Wassalam,*
_*Habibie*

_Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi sakit yang parah,_ . _Ada yang memiliki istri yang cantik, tapi dia diberi rumah tangga yang setiap hari cek-cok,_ . _Ada yang suami – istri keluarganya lengkap diberi anak yang lucu-lucu dan sehat, tapi keluarganya, ayah-ibu, adik-kaka…

Facebook Comments

Uncategorized

8 thoughts on “_Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi…

  1. Tp kadang punya mata buta, punya telinga tuli dan mulut pun bisu…Prinsip kebenaran dikorbankan utk ambisi pribadi…Sikap antitesis dari seorang yg gak punya harga diri (penjilat kl bs dibilang…) dan model manusia macam inilah yg plg banyak skrg ini…Senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang…(RENUNGAN PENDEWASAAN DIRI)

  2. bapak bj.habibie adalah salah 1 anak negri yg di sia2kan oleh bangsa-nya sendiri….

    disaat orang jepang,cina, amrik pada bangga dgn produk2 buatan sendiri,
    orang2 indonesia malah pada sibuk me-maki2 dan mengeluh ke bp.bj.habibi mengenai produk pesawat terbang-nya….
    saat dibuang bangsanya sendiri, malah jerman yg menghargai beliau. :/

    sesama bangsa sendiri saja mem-bully…tidak menghargai,
    jadi jangan heran jika kelak negara2 lain tidak menghargai bangsa kita pula.

  3. Serangkaian kalimat bijak yg terlahir dari sebuah keluhuran budi karena mampu meletakan dan menempatkan peran dari “KECERDASAN” intelektual hanya untuk mewujudkan rasa “TUNDUK, TAKWA dan PENGABDIANYA” hanya kepada SANG PENCIPTA.
    Semoga dapat menjadi TELADAN.

  4. Mereka Orang Kecil yang Kerap Tak DIhargai Sampai Akhirnya ….

    Charles Plumb, seorang lulusan Akademi Angkatan Laut AS, pernah jadi penerbang jet di Vietnam. Setelah 75 misi pertempuran, pesawatnya tertembak rudal dari darat keudara,
    Plumb sempat lompat keluar, turun dengan payung udara dan jatuh ketangan musuh. Ia tertangkap dan menghabiskan 6 tahun disebuah penjara Vietnam. Ia berhasil melewati masa cobaan penuh siksaan itu dan kini memberi kuliah tentang pelajaran-pelajaran berdasarkan
    pengalamannya itu.
    Suatu hari, waktu Plumb dan istrinya sedang duduk disebuah restoran, seorang pria yang duduk dimeja lain menghampirinya dan berkata, “Heee, kamu kan Plumb! Kau yang menerbangkan penempur 2 jet di Vietnam dari kapal induk Kitty Hawk. Pesawatmu kan rontok!”

    “Lho, dari mana kok kamu tahu? tanya Plumb.

    “Lha kan aku yang melipat dan menyiapkan parasutmu,” jawab orang itu.

    Nafas Plumb tersentak kaget dan penuh syukur.

    Orang itu membuat isyarat dengan tangannya dan bilang, “Semuanya beres ya?”

    Plumb meyakinkan dia, katanya, “Oh ya pasti sekali. Beres dan hebat, sekiranya parasutmu tidak mau buka, pastilah hari ini aku tidak ada disini”.

    Malam itu Plumb tak bisa tidur, terus memikirkan orang itu. Ia berpikir, “Aku terus menerus heran sendiri, bagaimana kiranya rupa orang itu bila berseragam AL, dengan sebuah topi putih, ada secarik kain selempang dipunggungnya dan celananya yang melebar dibawah. Berapa sering ya, aku pernah melihatnya dan tidak pernah menyapanya “Selamat pagi, apa kabar?” atau lainnya, karena aku pilot penempur sedangkan dia cuma seorang marinir”.

    Plumb memikirkan dan membayangkan begitu banyaknya waktu yang dihabiskan marinir itu pada sebuah meja kayu didalam lambung kapal dengan begitu teliti dan cermat merajut kain dan melipati sutra setiap parasut, dimana nasib dan hidup seseorang yang bahkan tidak ia kenal ada dalam genggamannya.

    Dalam sebuah seminar dia menceritakan kejadian tersebut, setelah itu Plumb bertanya pada pendengarnya, ”Siapakah yang menyiapkan parasutmu? Setiap orang punya seseorang yang memberikan dan menyediakan kebutuhannya untuk melewati setiap hari. Mungkin itu adalah pembantu rumah tangga yang menyiapkan segala sesuatu sebelum Anda berangkat kerja dan merapikan rumah saat Anda pulang. Mungkin itu adalah penjaga keamanan di rumah atau lingkungan rumah. Mungkin itu adalah office boy di kantor yang membuat Anda mampu melakukan hal-hal besar”.

    Ia juga menjabarkan bermacam parasut yang ia butuhkan waktu pada saat pesawatnya tertembak jatuh diatas teritori musuh. Sama dengan hidup ini ia pun membutuhkan parasut jasmani, juga parasaut mental, parasut untuk emosinya, dan juga juga parasut spiritualnya. Ia mengandalkan pada semua dukungan itu sebelum ia melayang turun dengan selamat.

    “Terkadang dalam menghadapi tantangan-tantangan yang diberikan hidup ini, kita lalai, luput dan mengabaikan apa yang sesungguhnya penting. Kita mungkin lalai menyapa seseorang halo, maaf ya, mohon tolong, atau berterima kasih, mengucap selamat pada seseorang pada suatu peristiwa indah, memberikan pujian dan semangat, atau hanya sekedar cuma berbuat baik tanpa alasan apapun. Padahal orang-orang itu sudah menyiapkan parasut Anda setiap hari.

    Mereka memang tak nampak saat Anda berada di puncak sukses. Mereka tak pernah dikenal. Mereka tak pernah minta untuk dikenal juga tapi tidakkah harusnya kita memperlakukan mereka dengan bangga dan penuh respek?

    Siapakah yang menyiapkan parasut Anda setiap hari? Sudahkah Anda menyapa dan berterima kasih pada mereka hari ini ??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *